2026

  1. What Calm Software Means Here

  2. Hello, World

    The first post published through Kamantara's Content Engine.

2018

  1. 5 Akun Instagram Ini Akan Membuat Kita Ingin Menyantap Makanan Sehat!

  2. 7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Sehat & Bugar di Tahun Baru

  3. Agar Bugar, Bayar Harga Sewa Tubuhmu.

  4. Apa Sih 'Ayurveda' Itu? Ini 6 Kesalahpahaman tentang Ayurveda yang Perlu Kita Ketahui!

  5. Berapa Lama Waktu yang Saya Miliki Sebagai Perempuan untuk Menjadi 'Sempurna'?

  6. 'Kamera Cantik' dan Keinginan Mencintai Diri Sendiri

  7. Kisah Seorang Gadis Cilik yang Ingin Berkulit Putih

  8. Kisah Seorang Perempuan yang Menggunakan Tubuhnya untuk Mendapatkan Cinta

  9. Ledakan Dalam Kepala: Penulis yang Kehilangan Kata Akibat Stroke

  10. Mengenal Jin Shin Jyutsu, Teknik Self-Healing Asal Jepang.

  11. 7 Pelajaran yang Saya Bawa Pulang dari Vietnam

  12. Haruskah Menyenangkan Semua Orang dalam Hidup Kita?

  13. Tanyakan Pada Pilihanmu: Apakah Pilihan Itu Menggambarkan Ketakutanmu, atau Harapanmu?

  14. 1 Cara Menyembuhkan Luka Batin

  15. 11 Pesan untuk Menjalani Hidup di Balik Kutipan-kutipan yang Ditinggalkan David Bowie

  16. 3-5 Detik Saja: Waktu yang Manusia Butuhkan untuk Menyadari Kesalahan.

  17. 3 Tahapan Melupakan: Kegelisahan, Kerinduan, dan Penasaran.

  18. 5 Hal 'Menyebalkan' dari Pasangan Baru Ini Bisa Mengingatkan Kita Tentang Hubungan yang Sehat

  19. 5 Ide Hadiah Tahun Baru dengan Sentuhan Pribadi untuk Kawan & Keluarga

  20. 5 Menit Sehari Memahami Hasrat, Impian, Pergulatan, dan Ketakutan Kita Akan Cinta & Hubungan Lewat Teknik Menulis Gegas

  21. 6 Hal yang Mulai Saya Ketahui tentang Orang Tua Saya Setelah Menjadi Seorang Ibu

  22. 7 Alasan Mengapa Kita Sulit Mengobati Luka Hati Ketika Putus Hubungan dengan Pasangan

  23. 7 Pelajaran Hidup yang Tersembunyi di Balik Serangkaian Patah Hati

  24. Aku Benci Sakit Hati, tapi Aku Terus Sakit Hati

  25. Aku Tak Pernah Mengira Bahwa Mengenalmu Adalah Tentang Mengenal Bahagia.

  26. Anak Hanya Meniru. Agar Ia Meniru yang Baik, Ubahlah Cara Kita Menjadi Baik.

  27. 'Anak Psikologi' Terkadang Juga Perlu Menjadi 'Manusia Biasa'

  28. Anakmu Harus Belajar Hidup di Dunia yang Keras.

  29. Antara Cinta, Kesederhanaan, dan Kesempurnaan.

  30. Apa Sebenarnya yang Hilang Saat Kita Kehilangan?

  31. Apa yang Kita Temukan Saat Kita Kehilangan?

  32. Apakah Cinta Terasa 'Mudah' Hanya Karena Kita Terlalu Terbiasa?

  33. Apakah Kata "Maaf" Bisa Jadi Jelmaan Rasa Takut Kita untuk Tidak Diterima?

  34. Apakah Kita Orang Tua yang Dirindukan dan Selalu Dinanti Kehadirannya?

  35. Apakah Menikah Berarti Sudah Menemukan Jodoh Kita?

  36. Apakah Saya Orang Baik?

  37. Apakah Tanpa Sadar, Hal Kecil Yang Kita Lakukan Setiap Hari Membawa Manfaat?

  38. Ayah: Kau Sempurna Karena Tidak Sempurna

  39. Bagaimana Mencintai Diri Sendiri Jika Kita Tak Menyukai Diri Sendiri?

  40. Bagaimana Mencintai Orangtua yang Sulit Dicintai?

  41. Bagaimana Saya Menjelaskan Makna Berbahagia Kepada Anak Laki-laki Saya.

  42. Beginilah Cara Saya 'Kembali Percaya' Setelah Dikhianati Pasangan

  43. Ben dan Semua Perkecualian Itu.

  44. Berbahagia untuk Kebahagiaannya Bersama Orang Lain. Benarkah

  45. Berbuat Tidak Baik Demi Niat Baik: Apakah Bijak?

  46. Berdebat dalam Pernikahan, Siapa yang Harus Mengalah?

  47. Berjalan untuk Menemukan Sahabat-sahabat yang Belum Terjabat

  48. Berpasangan atau Bersendiri? Keduanya Pilihan Hidup yang Perlu Dihargai.

  49. Bersaing Menjadi Ibu Hebat? Sst, Tidak Ada Kompetisi dalam Menjadi Ibu.

  50. Bersendiri: Bagaimana Jika Statusmu Menjadi Beban bagi Orangtuamu?

  51. Bijak Menyikapi (atau Mengomentari) Kehamilan

  52. Bisakah Kita Berdamai Sepenuhnya Dengan Masa Lalu?

  53. Bisakah Kita Menjadi Perempuan yang Tak Mencibir Perempuan Lain?

  54. Bola Salju Kebaikan yang Patut Dilupakan

  55. Buat Saya, Pernikahan Adalah Mimpi Buruk.

  56. Bulan Baru Sagitarius: Perjalanan Mengenali Diri yang Sejati Menuju 2018

  57. Cerita Tentang Ayah, Cerita Sentimental Tentang Barang Bekas

  58. Cinta Saja Tidak Cukup. 10 Tanda Dialah Orang yang Tepat Buatmu

  59. Cinta yang Sederhana adalah Cinta yang Luar Biasa

  60. Dadar Gulung dan Kenangan Tentang Ibu

  61. Dalam Hubungan Jarak Jauh, Apakah Jarak Menjadi Keluh?

  62. Dari 5 Bahasa Cinta Ini, yang Manakah Bahasa Cintamu?

  63. Demi Plié Terakhir: Ketika Saya Berusaha Menciptakan Anak Perempuan yang Sempurna

  64. Dilema Seorang Ibu Baru: Memilih Antara Naluri, Angan-Angan, Atau Tekanan Luar

  65. Don Miguel Ruiz: Tentang Luka-luka Jiwa

  66. Embracing Solitude: The Beauty of Being Single

  67. Esok Ternyata Tidak Pernah Singgah Pada Hari Saya Kehilangan Abah.

  68. Gagal 6 Kali, Bangkit 7 Kali. Inikah yang Menjadi Semangat Kartini?

  69. Ghost in the Nursery: Tentang Hantu-hantu Masa Lalu Ibu yang Menyelinap ke Masa Kini (dan Masa Depan)

  70. Guru Saya adalah Seorang Anak Kelas Tiga SD yang Sedang 'Minder' Pada Suatu Sore.

  71. Hari Itu, Aku Belajar Bersama Anakku tentang Menghadapi Kekalahan.

  72. Hubungan yang Kandas dan Menjalin Hubungan dengan Diri Sendiri

  73. Huxley Tentang Melangkah Ringan

  74. Ibu, Saya Rindu Sekali. Banyak yang Ingin Saya Ceritakan.

  75. Iman Hadir Bersama Ketenteraman Jiwa.

  76. Ingin Membalas Perilaku Buruk Orang Lain Terhadap Kita? Tunda Reaksimu. Selama yang Kamu Mampu.

  77. Ini Alasan Mengapa Kita Perlu Mencintai Diri Sendiri Dahulu Sebelum 'Jatuh Cinta'.

  78. Ini Dua Pelajaran Berharga dari Mereka yang Pernah Menyakitimu.

  79. Inilah Orang-orang Terkaya di Dunia.

  80. Jangan Jatuh Cinta pada Penulis (atau Penyanyi).

  81. Jeda dalam Kebosanan.

  82. Kadang, Tuhan Mengingatkan Kita Akan Keberlimpahan dalam Keseharian

  83. #KamaProject: 24 Jam Tanpa Mengatakan atau Memikirkan Hal Buruk. Bisakah?

  84. #KamaProject: Cerita Tentang Ayah

  85. Kapan-Punya-Anak Bisa Jadi Pertanyaan Paling Menyakitkan Hati.

  86. Kapan Terakhir Kali Kita Bekerja dengan Hati yang Gembira?

  87. Karena dalam Hidup, Saya Tak Mau Berkata: Seandainya.

  88. Kearifan Nusantara - Batak: Merayakan Hidup adalah Perihal Merayakan Rasa

  89. Kemenangan dari Perdamaian Hati

  90. Kesibukan di Pagi Hari dan Kebahagiaan Kita.

  91. Kesulitan Terkadang Menjadi Jalan untuk Mengeluarkan Kekuatan Dalam Diri.

  92. Ketenteraman Jiwa dalam Hubungan Berada dalam Genggaman Tangan Kita.

  93. Ketika Anakku Mengajariku Soal Kejujuran

  94. Ketika Kesalahan Menjadi Alasan untuk Bahagia.

  95. Ketika Lelakimu Lebih Berbahagia Dengan Wanita Lain.

  96. Ketika Menyoal Hati, Jangan Sampai Kita Meninggalkan Sesal Ketika Mati.

  97. Ketika Rasa dan Waktu Berjalan Beriringan.

  98. Kisah kawan-kawanku dan Asisten Rumah Tangga Mereka.

  99. Kita Adalah Keramik yang Tengah Ditempa untuk Menjadi Indah dan Bernilai.

  100. Kok Traveling Sendiri Terus? Nggak Punya Teman, Ya?

  101. Kontemplasi: Begitu Banyak Kita Telah Menerima

  102. Kue-Kue Kebahagian yang Penting Dibagi

  103. Lihat Cara Kita Memperlakukan Alam. Biasanya, Seperti Itulah Cara Kita Memperlakukan Ibu.

  104. Love Science: Tanda-tanda 'Dialah' Orangnya--The One.

  105. Mampukah Kamu Meregang untuk Orang Lain, Meski Itu Bisa Sangat Menyakitkan?

  106. Manis (Getirnya) Penolakan

  107. Marianne Williamson: Ketakutan Terdalam Kita Adalah Bahwa Kita Memiliki Kemampuan Tak Terhingga

  108. Melatih Diri dengan Menunda Keinginan.

  109. Melepas Sayap-Sayap Patah

  110. Memaafkan Adalah Hadiah Terbesar yang Bisa Kita Berikan untuk Diri Sendiri

  111. Memantaskan Diri dan Berhenti Menyalahkan

  112. Membahagiakan Diri Sendiri Sebelum Membahagiakan Orang Lain

  113. Memulai Hidup Baru di Negeri Sejuta Mimpi: Seharusnya Saya Bahagia, Kan?

  114. Memulai Kembali: Menyambut Dirimu yang Baru

  115. Memutus Hubungan dengan Sahabat: Sehat?

  116. Menemukan Seribu Malaikat Lewat Internet

  117. Mengapa Perbedaan Cinta Pertama Tak Mendapat Restu, dan Sekarang Pun Begitu?

  118. Mengasuh Anak di Tengah Perjuangan Menghadapi Depresi Pasca Melahirkan.

  119. Menggunakan Suara Demi Kebaikan: Karena Diam Tak Selamanya Emas.

  120. Menghadapi Penolakan dengan Sudut Pandang Baru.

  121. Mengintip 7 Kebajikan Asal Tiongkok untuk Menemani Perayaan Imlek Kita.

  122. Menjadi Cantik: Untuk Apa?

  123. Menjadi Ibu Rumah Tangga Bahagia

  124. Menjadi Teman yang Mendengarkan, dan Bukan Memberi Solusi. Bisakah?

  125. Menjadi Vegetarian Mengajarkan Saya Tentang Kesungguhan dan Kesendirian.

  126. Menjarak Dari Diri untuk Mencintainya Dengan Sejati.

  127. Menurut Saya, Beginilah Cara Semesta Bekerja.

  128. Menyantap Hidangan Imlek dengan Sumpit? Ini yang Bisa Kita Pelajari dari Sepasang Sumpit.

  129. Menyembuhkan Diri Sendiri Dengan Praktik Kesehatan Holistik. Bisakah?

  130. Merawat Tubuh dengan Bahan-bahan Alami yang Ada di Dapur? Mengapa Tidak? Ini 11 Rahasianya!

  131. Momen Natal Sebagai Momen Pengingat Welas Asih.

  132. Mungkin Kita Memang Sedang Tidak Hendak Beranjak Kemana-mana.

  133. Mungkin Merdeka Adalah Tentang Pulang.

  134. Mungkinkah Tetap Mengasuh Anak Bersama-sama, Pasca Perceraian?

  135. My Father Was A Cheater

  136. Operasi Caesar Telah Mengubah Pandangan Saya Akan Perempuan Lain.

  137. Orangtua Saya Mengajari Tentang Kepemilikan, yang Ternyata Berlaku Juga dalam Sebuah Hubungan

  138. OSHO: Kemampuan Anda untuk Bersendiri Sebanding dengan Kemampuan Anda untuk Mencintai

  139. Peran atau Kualitas Diri Apa yang Paling Dominan Mendefinisikan Diri dan Hidup Kita?

  140. Perasaanmu Tentang Rumah Menggambarkan Cinta & Hubunganmu Saat Ini.

  141. Pergulatan Saya dengan Keriting dan Mencintai Diri Sendiri

  142. Pergulatan Seputar Menjadi Ibu yang Sempurna. Ibu Mengalaminya Juga?

  143. Perkenalkan, Ini Teman Baruku. Namanya Anxiety Disorder.

  144. Pernah Merasa Terjebak dalam Situasi yang Salah?

  145. Pesan Untuk Ibu Dari Anak Perempuanmu

  146. Pilih Mana: Dicintai atau Mencintai?

  147. Pilihlah Keputusanmu dengan Hati, Juga Dengan Hati-hati.

  148. Rasa atau Logika: Mana Yang Harus Didengar?

  149. Resep: Carrot Cake Oatmeal Cookies ala Ayurveda

  150. Rumi: Rumah Persinggahan

  151. Rumi: Tarian Mereka adalah Tarian Kita.

  152. Sadarkah Kita Seberapa Dalam Doa yang Kita Haturkan Saat Mengucap Salam?

  153. Salah Satu Penyesalan Terbesar Saya: Kehilangan Seorang Sahabat.

  154. Satu Hal yang Bisa Kita Lakukan Saat Kehilangan Harapan

  155. Saya Introvert yang Tak Mudah Membuka Diri. Ini Yang Saya Lakukan.

  156. Saya Memilih Babywearing dan Dicemooh Karenanya. Ini Alasan Saya Tetap Melakukannya.

  157. Saya Mencintai Kakak Lelaki Saya. Dan Saya Patah Hati Karenanya

  158. Saya Seorang Ayah, dan Surat Ini Saya Tulis untuk Pacar Anak-anak Saya Kelak.

  159. Saya Takut Menjadi Minoritas

  160. Sayang Sekali Kita Terlanjur Melihat Cinta Sebagai Sebuah Pemikiran Remeh.

  161. Seberapa Lama Kamu Bersedia Menunggu untuk Mendapatkan Apa yang Kamu Inginkan?

  162. Seberapa Sering Kita Mendengar atau Berucap, "Maafkan Ibu, Nak."

  163. Sebuah Kenyataan Pahit: Kita Akan Selalu Kehilangan Seseorang

  164. Sebuah Pesan yang Tak Pernah Terkirim: "Thx. Terima Kasih."

  165. Sebuah Tragedi di Dago Pakar dan Seorang Manusia Baik

  166. Sedih Boleh. Marah Boleh. Tapi Jangan Lama-lama.

  167. Sejak Kecil, Saya 'Diajari' untuk Membenci Tubuh Saya, dan untuk Merasa Malu Karenanya. This Is How It Affects My Relationship.

  168. Seorang Anak Berkebutuhan Khusus Mengingatkan Saya Perihal Kesantunan.

  169. Seri Patah Hati: Mantra Patah Hati

  170. Setiap Kita Punya Porsi Sendiri-sendiri dalam Kehidupan

  171. Siapa Orang-orang yang Kita Kagumi?

  172. Siapkah Ketika Pasangan Berkata Jujur dalam Hubungan? Atau Kita Memilih Mendengar Kebohongan?

  173. Siapkah Kita Melepas Rasa Aman dan Nyaman dalam Hubungan, dengan Penuh Cinta?

  174. Siapkah Kita Melepaskan Cinta Jika Waktunya Tiba?

  175. Sosok: Farida Nursanti Bawa Meditasi ke Dalam Lembaga Pemasyarakatan

  176. Surat untuk Anak Lelakiku: Manfaatmulah yang Menjadikanmu Istimewa

  177. Surat untuk Anakku: Dari Ibumu yang Terinfeksi HIV

  178. Surat untuk Anakku, Kepingan-kepingan Hatiku.

  179. Surat untuk Ibu: Dari Anakmu, Seorang Ibu Rumah Tangga.

  180. Surat yang Terlambat untuk Ulang Tahun Ibu yang Ke-70

  181. Tak Ada Kata BIASA untuk Patah Hati.

  182. Tak Apa Berkata Bahwa Kita Tidak Sedang Baik-baik Saja.

  183. Tak Bisa Memilih Keluargamu? Keluarga Bukan Hanya Bicara Tentang Ikatan Darah.

  184. Tak Suka dengan Perilaku Orang Lain? Memilihlah untuk Tak Berperilaku Sama.

  185. Tangisan Saya, Amarah Kakek, dan Mengayuh Hidup Sendiri.

  186. Tanpa Sadar, Kita Kerap Menerapkan Standar Ganda Bagi Diri Sendiri dan Orang Lain

  187. Tentang Bunuh Diri dan Membunuh Serangan Panik

  188. Tentang Kehilangan Seorang Sahabat (Ter)Baik.

  189. Tentang Masa Kecil yang (Tidak) Bahagia dan Menelisik Rahasia-rahasia Ibu.

  190. Tentang Patah Hati

  191. Tentang Perpisahan yang Baik.

  192. Tentang Rasa Kangen dan Kehilangan.

  193. Tentang Seseorang yang Suatu Hari Hadir dalam Hidupmu.

  194. Teriakan-teriakan di Masa Kecil: Saya Tumbuh dengan Caci-Maki

  195. Terkadang, Kita Tak Membutuhkan Tanggapan. Kita Hanya Butuh Didengarkan.

  196. Terkadang Melepaskan Merupakan Pernyataan Cinta Paling Tulus.

  197. Terkadang Saya Menyesal Terlahir Perempuan

  198. Teruntuk yang Pernah Menyakitimu

  199. Terus Mencoba Memahami, atau Berhenti Membiarkan Diri Tersakiti?

  200. Thich Nhat Hanh: Tanyakan, "Apa yang Tidak Salah (dengan Hidup Kita)?"

  201. Tiga Hal Penting dalam Komunikasi yang Masih Sering Terlupakan

  202. Titik Balik Matahari 2017: Mari Melambat Sejenak.

  203. Tuhan Memberi Saya 'Kelebihan' Lewat Jari-Jemari Tangan Saya. Jumlahnya 11, Bukan 10.

  204. Untuk Ayah: Yang Selalu Saya Ingat Kala Resah dan Rasa Ingin Menyerah Semakin Bertambah

  205. Untuk Kakak Perempuan Saya: Pembanding yang Tidak Sebanding

  206. Untuk Kamu: Yang Mereka Anggap 'Perempuan Kuat'

  207. Untuk Kamu yang Sedang Patah Hati, Saya Harap Kamu Mengetahui Hal Ini.

  208. Untuk Mama di Hari Ibu: Mama, Pencinta yang Tabah

  209. Warisan untuk Anakku Adalah Kepingan-Kepingan Waktu.

  210. Waspadalah Jika Kita Tak Lagi Merasa Ingin Tahu dan Berhenti Mempertanyakan Segala Sesuatu.

  211. Ya. Saya Mengalami Depresi Setelah Melahirkan, dan Inilah Tanda-tandanya.

  212. You and Me

  213. Bagaimana Harus Bersikap dengan Mantan Kekasih Setelah Berkeluarga?

  214. Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Mengenal Pasangan?

  215. Cinta Pada Sahabat: Tak Ada Yang Salah Dengan Berubahnya Perasaan

  216. Ini Cara Saya Menciptakan Kutub Positif di Dalam Diri.

  217. Justru Karena Bukan Saya, Mereka Akan Baik-baik Saja dan Berbahagia.

  218. Kapan Terakhir Kali Kamu Berkencan dengan Diri Sendiri?

  219. Kesalahan Terbesar yang Pernah Aku Lakukan

  220. Memelihara Dendam Demi Pertahanan Diri Dari Rasa Sakit Berulang: Efektifkah?

  221. Pasangan: Bukan Soal Mencari Orang yang Tepat, tapi Menjadi Orang yang Tepat.

  222. Perempuan Paling Cantik adalah Perempuan yang Berbahagia dengan Dirinya Sendiri.

  223. Selalu Ada Ulang di Setiap Pulang

  224. Tak Ada Pasangan yang Sempurna; atau Hubungan yang Sempurna.

  225. Tentang Rebonding dan Patah Hati.

  226. Valentine: Hari Ketika Saya Justru Mematahkan Hati Seseorang.

  227. Tentang Kemampuan Menertawai Diri Sendiri

  228. Pentingnya Healing Time--Proses Menyembuhkan Diri.

  229. Kebiasaan Merupakan Cerminan Cinta Pada Diri: Apa Kebiasaanmu?

  230. Mimpi-Mimpi Semu yang Perlu Disadari

  231. Menulis atau Mengedit: Tahapan Berbeda dalam Menjalani Hidup

  232. Bagaimana Jika Mimpi Hanya Sekadar Mimpi?

  233. Jeda Datang dari Diri Sendiri

  234. Teruntuk Ibu, yang Kasih Sayangnya Tak Mengenal Batas

  235. Yang mau aku bilang hanyalah: "Jangan takut untuk mencintai seseorang."

  236. Terkadang, Kita Perlu Mengakui Bahwa Diri Ini Lelah.

  237. Detoksifikasi Diri: Saya, Sendiri, dan Sawah yang Sepi.

  238. Bersabar Menanti Keturunan

  239. Perkara Memilih Sepi

  240. Jika Anakku di-PHK

  241. Langkah Pertama untuk Berdamai dengan Masa Lalu

  242. Surat untuk Kamu: Diriku Sendiri.

  243. Kebahagiaan Sederhana dalam Paket Menu Anak-anak di Restoran Cepat Saji

  244. Alasan Memperjuangkan Sebuah Pulang

  245. Jangan Genggam Erat Pujian. Suatu Saat, Ia Akan Menjadi Ujian

  246. Dimarahi di Depan Umum: Jangan Sedih Maupun Dendam.

  247. Jangan Khawatir. Rezeki Kita Tak Akan Tertukar.

  248. Apakah Fungsi Dirimu Terganggu Hari Ini?

  249. Tak Ada Uang, Tak Ada Rejeki? Siapa Bilang?

  250. Tentang Menggambar Siapa Saya

  251. Memutuskan Tanpa Mengeluh.

  252. 5 Langkah Berpindah Rumah Tanpa Stress

  253. Mari Bergandeng Tangan dengan Kegagalan!

  254. Untuk Apa Sebenarnya Kita Berdoa?

  255. Apakah Tahun Baru Hanya Akan Menjadi Tahun Lalu yang Berulang?

2017

  1. Saya Benci Rasa Kehilangan

  2. Surat Ini Untukmu: Untuk Kamu yang Nyaris Menyerah

  3. Apa Makna Hari Lahir Bagimu?

  4. 3 Langkah Sederhana untuk Membantu Saat Kita Merasa Galau, Gundah, atau Gelisah.

  5. Saat Prinsip dan Tindakan Bertolak Belakang, Mana yang Harus Didengar?

  6. Saya Ingin Bekerja Setulus Bapak Penjaga Parkiran.

  7. Ada Saatnya Ketika Saya Memilih untuk Percaya Takdir

  8. Apakah Traveling Bisa Membuat Saya Lebih Bahagia?

  9. Kita Tak Selalu Menjadi Versi Terbaik Diri Kita, dan Ini Tak Apa-apa Juga.

  10. Rumah dan Ketakutan akan Pulang.

  11. Apakah Kita Sering Berperan Seperti Putri Rapunzel?

  12. Merelakan: Perjuangan Seumur Hidup

  13. Bukan Gagal. Terkadang, Kita Hanya Kurang Bersyukur.

  14. Saya Mendorong Diri Hingga Batas Kemampuan dan Tetap Tak Bisa Memenuhi Ekspektasi Diri.

  15. Mengapa Kita Butuh Waktu untuk Bersendiri.

  16. 5 Hal yang Saya Pelajari dari Pengalaman 'Berteman' dengan Depresi

  17. Apa yang Terjadi Ketika Kita Mengakui Kelemahan Kita?

  18. 5 Hal Menyakitkan yang Sering Didengar Mereka yang Mengalami Gangguan Mental

  19. Sebenarnya, Mengapa Kita Perlu Sekolah? Dan Apakah Perlu?

  20. Tentang Waktu yang Mendewasakan Saya: Seorang Anak Perempuan

  21. Kita Tidak Bisa Selalu Baik-baik Saja dan Ini Tak Mengapa.

  22. Krisis Seperempat Abad, dan Berdamai Dengan Diri Sendiri

  23. Sebuah Pilihan dan Tanggung Jawab.

  24. Di Saat Saya Tidak Dapat Mengakses Internet, Inilah Manfaat yang Saya Dapatkan

  25. Saya Tidak Sedang Baik-baik Saja.

  26. Hadiah Terbaik Versi Tuhan yang Dikirimkan untuk Saya.

  27. Jelang Usia 50, Saya Mulai Berpikir Tentang Mengisi Hidup Dengan Penuh.

  28. Traveling: Mencicipi Kebebasan Menjadi Diri Sendiri Barang Sejenak.

  29. Laki-Laki Juga Berhak Menangis.

  30. Bersederhana Memantapkan Keinginan.

  31. Terik, Hujan, dan Pesan yang Disampaikannya.

  32. Bersungguh-Sungguh untuk Sebuah Kesementaraan.

  33. 'Melakukan yang Aku Sukai' atau 'Menyukai yang Aku Lakukan'?

  34. Bagaimana Menghargai dan Memahami Rasa Sakit.

  35. Merasakan Momen-momen yang Sudah Lewat dan (Terkadang) Terlupakan

  36. Tak Ada Cara Absolut Untuk Bahagia

  37. Bukankah Setiap Pertemuan Merupakan Awal dari Setiap Perpisahan?

  38. Hidup Ini Seperti Keris.

  39. Sudahkah Kita Meminta Maaf Kepada Diri Sendiri?

  40. "Tuhan Ada Di Mana-Mana", Kata Mereka. Bertahun-tahun, Saya Mencoba Memahaminya.

  41. Apa yang Membatasi Impianmu Saat Ini dan Menghentikan Dirimu untuk Mengejarnya?

  42. Menulis Surat untuk Papa di Surga.

  43. Belajar tentang Kecewa: Seperti Apa Bentuk Rasa Kecewamu yang Pertama?

  44. Seperti Apa Pemandangan di Luar Sana Dilihat dari Jendela Hatimu?

  45. Untukmu yang Patah Setelah Menghadapi Masalah, Bertahanlah.

  46. Merayakan Perbedaan dalam Memilih Jalan Hidup.

  47. Kesalahan Masa Lalu Tak Mengurangi Esensi Dirimu Saat Ini, atau Nanti.

  48. Masalah yang Datang Menjadikan Kita Lebih Kuat: Jika Dihadapi.

  49. Ingin Mengatasi Rasa Takut? Ingatkan Diri Bahwa Rasa Takut adalah Hal yang Kita Pelajari.

  50. Ada Pertanda-pertanda Ketika Kita Melakukan Kesalahan. Apakah Kita Memperhatikannya?

  51. Semua Manusia Lahir dengan 4 Kualitas Ini. Lantas, Mengapa Kita Takut Menjadi Diri Sendiri?

  52. Mengubah Iri Menjadi Pemicu Perbaikan Diri

  53. Tuhan, Tunjukkan Kepada Saya Cara Membaca Al Qur’an

  54. Kenangan Indah dan Kenangan Buruk: Biarkan Mereka Berjalan Beriringan.

  55. Damai Bersama Rasa Cukup.

  56. Melewati Kehilangan dengan Lebih Baik: Lepaskan, dan Jangan Memendam Penyesalan.

  57. Pernyataan “Siapalah Saya...” Tak Selalu Mengakar pada Kerendahan Hati.

  58. Benda-benda Pamungkas Sederhana Ini Membantu Saya Menghadapi Anxiety Disorder.

  59. (Tidak) Menyoal Full Time vs. Freelance Ketika Bicara Soal Bekerja dengan Bahagia.

  60. Memilih Sudut Pandang Tepat untuk Berandai-andai: Jangan Pilih Andai-andai Menakutkan!

  61. Fitur Memori di Media Sosial Berikan Kilasan Hidup yang Sudah Kita Jalani. Suka atau Tidak Melihatnya?

  62. Beginilah Cara Semesta Bekerja.

  63. Dulu, Saya Bertekad untuk Tidak Tumbuh Dewasa Menjadi Seperti Ibu dan Ayah.

  64. Kemacetan Mengajari Kita Tentang Berhenti Sejenak. Untuk Mengamati yang Biasanya Tak Terlihat.

  65. Hidup Lebih Waras Tanpa Membeo dan Menganiaya Diri Sendiri.

  66. Saya Takut Akan Diri Saya Sendiri. Dan Ini Cara Saya Merayakan Ketakutan Itu.

  67. Teknik Self-Healing Ini Bisa Membantu Kita Mencintai Diri Sendiri dan Menghindari BITERHAMEN (Bibir Tersenyum Hati Menangis)

  68. Tak Kunjung Merasa Cukup dengan Hidup: Bisakah Kita Menikmati Hidup yang Berarti, Kini dan Nanti?

  69. Apakah Tanpa Sadar Kamu Sudah Melakukan Kekerasan Emosional dalam Hubungan Lewat Perkataanmu?

  70. Bagaimana Mendukung Orang Terdekat yang Mengalami Depresi?

  71. Saya Mendapat Pelajaran dari Tuhan Ketika Sibuk Mengutuki Hujan.

  72. Pekerjaan adalah Sumber Rasa Takut Saya. Tapi Rasa Takut Itu, Ternyata adalah Pekerjaan Tersendiri.

  73. Untuk Kamu yang Berulang Tahun: Terima Kasih Karena Tetap Bertahan.

  74. Ini Bukan Cinta: Belajar dari Pengusaha Nilam Sari tentang Tanda-Tanda Kekerasan Emosional dalam Pernikahan

  75. Kebiasaan-kebiasaan Baik dalam Hidup Ini Akan Membantu Kita Meraih Sukses.

  76. Latihan Praktis Ini Bisa Membantumu Mencintai Diri Sendiri.

  77. Tentang Hujan, Nikmat Tuhan Yang Terkadang Disalahartikan.

  78. Apakah Bersendiri Berarti Tidak Bahagia, Tidak Puas, Tidak Cukup Baik?

  79. Ketika Menulis Mulai Menjadi Sebuah Tuntutan, Bukan Pilihan.

  80. Hidup yang (Tak Pernah) Cukup.

  81. Kualitas Diri Kita Sewaktu Kecil Banyak Tergerus Ketika Beranjak Dewasa. Apa Saja?

  82. Sedih Ketika Harus Kembali Pulang ke 'Dunia Nyata' Setelah Berlibur? Ini Cara Mengatasinya.

  83. Untuk Kamu yang Merasa Memerlukan Sesuatu di Luar Dirimu untuk Bahagia

  84. Merasa Kesulitan Mengambil Keputusan? Coba 3 Cara Ini.

  85. Pernah Menengok Masa Lalu dan Bertanya: Apa Jadinya Kalau Kita Merespon Berbeda?

  86. Mencintai Orang Lain Lebih Mudah Ketimbang Mencintai Diri Sendiri?

  87. Men-dewa-(sa)-kan Diri, Mencintai Diri.

  88. Bagaimana Kita Bisa Menghidupkan Kembali Rasa Cukup dalam Diri?

  89. Self Talk: Kebaikan Melalui Kata-Kata yang Disampaikan Pada Diri Sendiri

  90. 7 Kemungkinan Mengapa Kita Berbenah Tiap Hari, Tapi Rumah Cepat Berantakan Lagi.

  91. Melepas Amarah Apa Baiknya?

  92. Dari Mana Datangnya Berbagai Pertanyaan dalam Hidup Kita?

  93. Caramu Memperkenalkan Diri Mungkin Menjadi Indikasi Mengenai Kejujuranmu Pada Diri Sendiri.

  94. Dari Berenang, Saya Belajar tentang Menjalani Hidup dengan Ketenangan.

  95. Meningkatkan Kualitas Hidup dengan Hanya Memiliki Hal-hal yang Disukai dan Digunakan Seringkali.

  96. Pasti Ada Alasan Mengapa Tuhan Menciptakan Saya Begitu Perasa.

  97. Perjalanan: Kesempatan Menjadi Anonim dan Menjaga Kewarasan

  98. Perjalanan Istimewa yang Ditawarkan Hidup Melalui Pertanyaan: “Apalagi Selanjutnya?”

  99. Sedang 'Menunggu Jawaban'? Apakah Kamu Akan Puas Setelah Mendapatkannya?

  100. Bagaimana Membahagiakan Orang Lain Saat Kita Tidak Bahagia?

  101. Maaf Jika Saya Belum Siap untuk Menikah.

  102. Kapan Kita Siap Melepaskan Kerumitan Hidup?

  103. Pernahkah Kamu Mencoba Begitu Keras Lalu Gagal? Seperti Apa Reaksimu?

  104. Hidup Tanpa 11 Hal Ini Bisa Membuat Kita Lebih Bahagia

  105. Apakah Kita 'Depresi'? Bagaimana Cara Mengetahuinya?

  106. Saya Terlahir Berulang-ulang. Empat Kali Kelahiran dari Rahim Kesadaran.

2016

  1. Apa yang Bisa Terjadi Ketika Kita Membiarkan Saja Hal-hal Terjadi Sebagaimana Adanya?

  2. Tahun Baru: Apa yang Akan Kamu Lakukan Jika Kamu Tidak Takut?

  3. 9 Artikel Kamantara Paling 'Hangat' Tahun 2016

  4. Bertahanlah Satu Hari Lagi. Dan Satu Hari Lagi. Dan Satu Hari Lagi.

  5. Yang Perlu Kita Lakukan untuk Percaya Adalah Mengijinkan Diri untuk Percaya.

  6. Tentang Membuang Beban Masa Lalu.

  7. Melepaskan Balon-Balon.

  8. Sebuah Perjalanan Tanpa Beranjak Pergi.

  9. Apakah Memilih Itu Sebuah Kemewahan Tersendiri?

  10. Saat Dunia Ini Tidak Sempurna, Mengapa Menuntut Segala Sesuatu Harus Sempurna?

  11. Mana Mungkin Saya Depresi? Hidup Saya Baik-Baik Saja, Kok.

  12. Terapi Kewarasan Lewat Kata-Kata.

  13. Mengapa Kita Takut Kalah, Takut Gagal, Takut Ditolak?

  14. Sering Cemas Akan Penilaian Orang Lain? Bisa Jadi, Ini Karena Sosiometer Kita Terlalu Sensitif.

  15. Kamarasa By Nancy Hendry

  16. Mengapa Hari Esok Tak Perlu Dikuatirkan.

  17. Mengapa Resolusi Tahun Baru Kita Seringkali Tak Tercapai?

  18. Berbahagialah tanpa Alasan, Berbahagialah untuk Dirimu Sendiri

  19. Bersyukur, Kebiasaan Penting yang Sering Terlupakan

  20. #AkuSuhaKamu: Mengejar Kebahagiaan Sendiri = Egois?

  21. Apakah Jalan Hidup Berliku Membuat Kita Merugi Waktu?

  22. Punya Cerita, Tips, dan Panduan yang Ingin Kamu Bagikan di KAMANTARA? Ini Cara Mudahnya!

  23. Semakin Dikejar, Semakin Kita Terperangkap.

  24. Jangan Ditertawakan, Dong.

  25. Selamat Ulang Tahun, Diriku!

  26. Kita Tidak Perlu Berpikir Positif

  27. Saya Tak Ingin Seperti Ibu.

  28. Wirausaha Muda Tidak Percaya Diri: Takut Menjadi Manusia Biasa-Biasa Saja?

  29. Berapa Harga Sebuah Kesuksesan?

  30. Bertemu Rasa dan Passion Saat Drive Thru

  31. Mereka Bilang, Semua Akan Baik-Baik Saja...

  32. Perempuan Yang Banyak Mau

  33. Perpisahan Adalah Pintu Untuk Pertemuan Selanjutnya

  34. Tentang Mencari Bahagia

  35. Tragedi-tragedi yang Meredam Ambisi

  36. Menyadari Kebahagiaan yang Dapat Menginspirasi

  37. Jika Hidupmu Dapat Dikemas dalam Sebuah Ransel...

  38. Detoksifikasi Rasa: Ketika Hati Lelah Mendengar

  39. Hidup dalam Kotak Sepatu

  40. Menikah Karena Muda(h)?

  41. Pergi: Mengenang Seorang Teman, Mantan Atasan yang Dipanggil Tuhan

  42. Jika Aku (Tidak) Mati

  43. Kamacitta By Astrid Reza

  44. 7 Pelajaran Yang Saya Bawa Pulang Dari Penang Hingga Luang Prabang

  45. Jika Bekerja adalah Ibadah, Bagaimana Kita Akan 'Beribadah' Hari Ini?

  46. Ketika Kedewasaan Mulai Menipu Diri, Saatnya Kita Kembali Jujur Seperti Kanak-kanak

  47. Memunculkan Benih Kesabaran melalui Ketidaksabaran

  48. Memilih Hidup

  49. Berbagi Sahabat: Sekeping Ingatan Tentang Bi Eha

  50. Dear Kamu, Yang Merasa Tengah Menemui Jalan Buntu

  51. Saat Kita Terus Membentengi Diri Atas Nama Keamanan

  52. Mereka Meminta Saya Memilih: Kamu Mau Ikut Daddy atau Bunda?

  53. Apakah Kamu Takut Akan Cahaya Dalam Dirimu?

  54. Sebuah Perjalanan Untuk Melupakan

  55. Manusia Bisa dan Mampu Berubah, Jika Terpaksa. Contoh Nyatanya: Saya.

  56. Saya Kerap 'Dibanding-bandingkan' dengan Orang Lain, dan Saya Lelah. Saya Nyaris Menyerah.

  57. Nasihat Mama Mertua: Noto Ati

  58. Menerima Segala yang Ada

  59. Bagaimana Jika Kita 'Merayakan' Ulang Tahun Setiap Waktu?

  60. Mengakrabi Kata Sepi. Sepi Semacam Apa yang Lebih Akrab dengan Diri Kita?

  61. Perlukah Saya Menjadi Orang Tua Paranoid di Jaman Serba Paranoid?

  62. Saya Tidak Ingin (Mengejar) Bahagia.

  63. Melanjutkan Pendidikan atau Menolak Beasiswa S3 untuk Menikah? Saya Terhimpit di Tengah-tengah.

  64. Ini Cerita Tentang Pernikahan Mama. Pernikahan yang Membuatku Takut untuk Menikah

  65. Saya Berdoa untuk Kesempatan Kedua. Tuhan Menjawabnya Melalui Leukemia

  66. Saya Pikir, Bekerja di Industri Fashion yang Glamor akan Membuat Saya Bahagia. Ternyata Tidak.

  67. Keras Kepala Mencari Bahagia di Tengah Depresi Pasca Persalinan

  68. From Nothing to Something: Meraih Mimpi di Tengah Keterbatasan Ekonomi

  69. Passion for A Purpose: Mendengarkan Panggilan Hidup Lewat Hal-hal yang Menyulut Amarah

  70. 10 Baht Saja: Es Krim Terlezat yang Pernah Saya Cicipi di Thailand.

  71. Bagaimana Kita Bisa Mengetahui dan Menjalani Panggilan Hidup Kita?

  72. Tentang Salsa, Ubud, dan Perempuan Paruh-Baya yang Meninggalkan Musim Dingin di Negerinya.

  73. Menerima Bukanlah Perkara Mudah. Dan Ikhlas adalah Ilmu yang Sulit Dikuasai.

  74. Ketika Gerakan Mengakar pada Hati

  75. Mengapa Terkadang Kita Merasa Tak Terhubung dengan Orang Lain, Sekeras Apapun Kita Berusaha?

  76. Kemandirian Tak Selalu Jadi Jawaban. Mungkin Kita Justru Perlu Belajar Saling Mengandalkan.

  77. Memutus Pemberat Hati: Pergulatan Menjadi 'Ibu Hebat'

  78. Arti Kata 'Mula' Ini Akan Membuat Kita Ingin Tetap Menjadi Seorang Pemula

  79. Berhentilah Merasa Bertanggung Jawab Atas Segala Hal dalam Hidup Ini

  80. Pernahkah Kita Bertanya, Seberapa Bermaknanya Hidup Kita?

  81. 5 Alasan Mengapa Resolusi Tahun Baru Kita Seringkali Tak Terwujud

  82. Cara Sederhana Mengasah Rasa untuk Mendengarkan Kata Hati

  83. Inilah Rahasia Memulai Apapun dalam Hidup dengan Tenang