Tidak semua kenangan indah itu membahagiakan. Dan tidak semua kenangan buruk itu menyakitkan
Jadi bagaimana?
Pernahkah dirimu berada di satu waktu di mana seketika memori masa lalu hadir dan menarikmu begitu keras sehingga membuatmu hanya bisa diam dan malas untuk melakukan apapun?
Sebentuk kenangan indah ataupun secercah kenangan pahit, mampu mencampuradukkan perasaan hingga nurani pun menolak untuk mengerti. Kenangan yang menghidupkan kembali jiwa kita yang seringkali tanpa sadar membutuhkan kumpulan ingatan masa yang telah lama terpendam dalam sebuah kapsul waktu.
Sejenak, terasa begitu menyenangkan saat terkenang hal yang indah. Namun lama kelamaan akan terasa begitu sakit. Seperti tiba-tiba hadirnya ingatan akan mantan belahan jiwa yang hadir dalam ruang hatimu. Dan kamu hanya bisa menyadari bahwa dirimu hanya bisa menikmati kenanganmu bersamanya; tanpa bisa mengulang kembali keindahan yang tergambar sempurna dalam kenangan itu.
Kenangan buruk memang menyakitkan; tapi dari sinilah sebenarnya segala kebaikan muncul. Ketika kita terkenang saat kita melakukan kesalahan adalah salah satu kenangan buruk; namun dari situ kita belajar untuk tidak mengulanginya dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Jika kenangan mulai menguasai hidupmu, janganlah mencoba untuk berlari. Berusahalah untuk tenang dan mengatur nafasmu. Jangan biarkan ketakutan membatasi keinginan jiwamu akan kenangan-kenangan itu. Karena hidup ini bisa kita jalani apabila kita bisa berjalan beriringan dengan kenangan-kenangan yang ada. Mengaturnya sedemikian rupa hingga pada akhirnya kita akan berterima kasih pada kenangan-kenangan itu, karena mereka telah membuat kita menjadi kita yang sekarang ini.
Berkawanlah dengan kenangan-kenangan itu. Dan seperti kawan yang baik, ketika waktunya tiba, siapkan diri juga untuk melepaskan. Karena hari ini adalah hari ketika kenangan-kenangan baru dibuat. Maka, jadikanlah kenangan-kenanganmu di masa depan sesuatu yang indah untuk diputar ulang.